Sudah pernahkah kamu berkunjung
ke soppeng? Atau malah belum tahu dimana itu soppeng? Soppeng merupakan salah
satu daerah kabupaten di Sulawesi selatan, letaknya kurang lebih 200km sebelah
utara kota Makassar, ibu kota sulsel. Sekitar 3 jam perjalanan darat dengan
kendaraan roda dua dan 4 jam roda empat. Jangan harap perjalanan via udara
karena soppeng masih tergolong daerah yang tertinggal di sul-sel namun punya banyak potensi yang belum digarap maksimal, karena ketertinggalannya
inilah jika anda berkunjung kota yang memiliki julukan kota kalong ini simpan
semua ekspektasi anda tentang kota ghotam city (julukan lain soppeng).
Nah, jika anda belum punya tempat
tujuan untuk menghabiskan liburan akhir tahun, tak ada salahnya jika anda
menjadikan soppeng sebagai tujuan. Berikut ini hal-hal yang akan kamu dapatkan
jka berkunjung ke soppeng. Cekidot!!!
Kota yang toleran
Sudah kita tahu bersama bahwa
Indonesia merupakan Negara yang sangat plural, ratusan suku bangsa yang
mendiami pulau-pulau yang ada, dari sabang hingga mereuke. Ada bermacam-macam
agama dan keyakinan, baik yang diakui Negara maupun yang belum diakui, misalnya
aliran animism. Modern Ini, seolah tak ada lagi batas wilayah antar suku, tak
terkecuali soppeng yang dihuni berbagai macam suku, namun bugis yang menjadi
mayoritas, suku-suku minoritas antara lain jawa, tiongkok, Makassar dan
lainnya. Meskipun bugis menjadi mayoritas namun tidak pernah bertingkah yang
merugikan kelompok minoritas.
![]() |
| sumber tribunnewsdotcom |
Sesuai dengan amanat
Undang-undang, dimana setiap penduduk bebas memilih agama sesuai dengan
keyakinannya, di sopeng terdapat dua agama yang memiliki rumah ibadah yaitu
islam yang merupakan mayoritas dan Kristen katholik. (versi penulis). Rumah
ibadah dua keyakinan yang berbeda ini menunjukkan kalau soppeng itu toleran,
karena letaknya yang berdekatan hanya berjarak sekitar 200 meter. Rumah ibadah
umat Kristen katolik ini dibangun pada tahun 1963 atas prakarsa pastor yomblot.
Di dalam gereja terdapat sebuah patung bunda maria pieta yang telah menjadi
cagar budaya soppeng, telah ada sejah tahun 1971 dan merupakan satu-satunya di
Indonesia timur. Patung yang berdinding kaca ini menunjukkan sosok bunda maria
memangku yesus yang telah disalib. Tiap tahun gereja ini ramai dikunjungi umat
Kristen dari berbagai daerah.
Kota yang unik
Sadarkah anda bahwa ghotam city itu nyata? Jika anda meragukan kalau ghotam city itu nyata cobalah
berkunjung ke kota soppeng. Anda akan mendapatkan sebuah kota, dimana
pohon-pohonnya banyak ditemui hewan yang mencari makan dimalam hari ini. Inilah
salah satu keunikan soppeng yang tidak dimiliki daerah lain dimana pun, bahkan
bagi penulis dc comics hanyalah sebuah kota fiksi. Kini hewan itu dilindungi
dan tidak boleh melakukan perburuan.
| keunikan kota soppeng |
Garam di laut, asam di gunung,
pepatah ini mungkin tidak asing buat anda bukan? Nah, pepatah tersebut tidak
berlaku bagi masyarakat soppeng, karena meskipun soppeng tidak memiliki laut
namun punya sumber air asin. –anda mungkin kaget? datanglah ke soppeng untuk
membuktiannya--. Lokasi sumber air asin ini terletak sekitar 15km sebelah utara
kota soppeng, letaknya di desa soppeng riaja, kecamatan donri-donri. Hal yang
memancing para peneliti dari berbagai kampus di kota Makassar untuk
menelitinya, selain letaknya yang secara geografis, terletak di dataran tinggi,
sumber air tawar yang terletak berdekatan tidak terasa asin. Masyarakat
setempat menyebutnya appejengge dan
banyak dimanfaatkan untuk minum hewan ternak masyarakat, misalnya sapi.
Kota penuh sejarah
Soppeng dimasa lalu merupakan
kerajaan besar yang ter-afiliasi dengan dua kerajaan lainnya dalam perjanjian
tellu poccoe, --perjanjian tellu poccoe adalah perjanjian persekutuan tiga
kerajaan bugis yakni soppeng-bone-wajo--. Maka tak heran jika di soppeng ditemukan
banyak jejak masa lalu yang masih terjaga –meski system pemerintahan bukan lagi
system kerajaan, seperti Yogyakarta atau kraton Surakarta--. Beberapa bukti
sejarah yang masih bisa disaksikan saat ini adalah:
![]() |
| pemakaman jera lompoe salah satu bukti sejarah |
bola ridie
(rumah kuning) yang pada masanya berfungsi untuk menyimpan atribut kerajaan
soppeng, dibangun pada tahun 1261M.
villa yuliana
yang posisinya berhadapan langsung dengan bola ridie dibangun pada tahun 1905
oleh belanda.
Kompleks Jera
lompoe, merupakan kompleks pemakaman raja-raja soppeng pada masa lalu. Ada juga
makam raja sidenreng rappang.
tiga tempat yang menyimpan nilai historis di soppeng
Kota yang asri
Soppeng memang tertinggal dalam
hal pembangunan gedung yang menjulang tinggi, namun itu justru membuat soppeng
bisa menjaga keasrian dan tidak menjadi hutan beton. Jika berkunjung ke soppeng
jangan sekali-kali mencari rumah makan semacam kaefce dan sejenisnya, tempat
hiburan malam hingga bioskop karena itu semua belum ada di soppeng. Namun jika
anda ke soppeng yang harus anda lakukan adalah nikmati sebuah kota yang tenang,
asri, kearifan lokal dan pemandangan yang indah. Rasakan seolah anda berada di
sebuah kota fiksi, dan jangan lupa abadikan momentnya. –tak perlu kali yah
diingatkan, sudah tersimpan di pikiran bawah sadar--. Ehehe. namun jangan ke soppeng ketika siang hari
![]() |
| sumber gambar tribunnewsdotcom |
Saat ini pemerintah kabupaten
soppeng terus menggenjot sector pariwisata untuk meningkatkan pendapatan daerah
dan mengembalikan kejayaan masa lalu serta menambah alternative destinasi
wisata di sul-sel, dan berikut tiga hal potensial di soppeng. Semoga apa yang penulis sampaikan dalam artikel ini dapat
memancing traveler, backpacking untuk menjadikan soppeng kota tujuan.



waaa ada makam kuno!!!!
BalasHapusmau tahu dong ceritanya.. :D
ke soppeng aja om untuk dpat ceritanya, :)
Hapusdeh lamanya mo ndak ke Soppeng, tahun berapa ya?
BalasHapus1999 kalau ndak salah
sekarang tambah romantis daeng :)
Hapus