Kabupaten Soppeng ber-ibu kota Watan Soppeng, yang kata
orang-orang ‘Bandoeng van Celebes’ Bandung di Sulawesi karena mirip atau paling
tidak hampir mirip Bandung di Jawa Barat sana karena berada di dataran tinggi
meski secaran perkembangan sangat jauh tertinggal dari Bandung. Oh yah Soppeng
itu salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan, letaknya sebelah utara kota
Makassar, kurang lebih 200km atau sekitar 4 jam perjalanan darat menggunakan
roda empat.
Soppeng masih terus berbenah untuk mengejar ketertinggalan
dari kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan, jika mau di bandingkan Soppeng
sangat sangat sangat jauh teringgal dari Makassar atau tana toraja yang sejak
decade 80an sudah di kenal hingga manca Negara atau kabupaten Bantaeng yang 10
tahun terakhir mengalamai perkembangan dan kemajuan yang luar biasa. Namun
seperti kata pepatah “beda kepala beda isi, beda daerah beda potensi” Soppeng
pun punya banyak potensi potensi yang mampu mendatangkan wisatawan ke bumi
latemmamala ini.
tiga potensi soppeng yang perlu dimaksimalkan
Ketertinggalan Soppeng dari berbagai sector bisa menciptakan
ketidak-nyamanan wisatawan saat berkunjung ke kota the real ghotham city Berikut beberapa hal yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan.
1.
Medan jalan yang berliku dan kondisi rusak.
Khusus untuk wisatawan dari luar sulsel jika ingin
berkunjung ke soppeng, singgahlah di Makassar terlebih dahulu menikmati coto
Makassar agar kuat melalaui medan jalan yang berliku menuju soppeng karena dua
di antara tiga alternative jalan menuju soppeng dari Makassar semuanya melalui
jalan yang berliku, yaitu lewat camba atau lewat bulu dua. Adapun alternative
yang lain yaitu lewat pare pare tapi jauhnya hampir 2x lipat. Namun jika anda
penikmat pemandangan alam maka perjalanan selama 4 jam tak terasa.
2.
Sarana dan prasarana belum memadai.
Gencarnya promosi yang dilakukan pemerintah kabupaten
soppeng tidak di sertai dengan pembangunan yang sarana yang maksimal, misalnya
transportasi khusus wisatawan. Ini sangat di perlukan karena mengingat objek
wisata unggulan soppeng hampir semuanya berada di luar kota dan tidak bisa
di jangkau dengan kendaraan umum. Misalnya yang mau ke permandian air panas lejja, ke meseum calio atau ke umpungeng yang di klaim sebagai titik tengah
Indonesia --ini masih perlu diteliti
lebih lanjut--. Ini tentu tidak nyaman untuk traveller atau backpacker.
3.
Belum ada hotel berbintang
Hotel yang ada di soppeng belum ada yang berbintang dan
beberapa objek wisata belum memiliki hotel atau bahkan penginapan. hotel/penginapan
hanya tersedia pusat kota sedangkan objek wisata banyak yang berada di luar
kota namun anda boleh minta tumpangan/menginap di rumah penduduk, percayalah
orang-orang soppeng itu ramah. Objek wisata yang menyediakan penginapan hanya
permandian air panas lejja dan permandian alam ompo.
4.
Bau yang menyengat
Jangan salah bau yang menyengat yang ada di soppeng tidak
bersumber dari sampah atau aliran air yang tersumbat, melainkan dari bau khas
kelelawar yang ada di pohon asam tepat di kota soppeng. Baunya mirip dengan
orang yang ngk pernah mandi dan ngk
menggunakan deodorant, ehehe. Sediakan masker kalau anda tidak tahan
dengan bau yang demikian namun penasaran dengan makhluk yang hidupnya terbalik.
---terbalik, tidur di siang hari dan cari makan saat malam, kepala dibawah dan
kaki di atas saat tidur---
5.
Belum ada tourguide dan peta penunjuk tempat
destinasi wisata
Tentu kamu kebingungan jika berkunjung ke soppeng dan tidak
tahu mau kemana karena belum adanya tourguide yang bisa menemanimu jalan-jalan,
mau jalan sendiri tidak tau mau kemana karena tak ada peta. Tapi jangan risau
karena tepat di tengah-tengah kota masih banyak hal yang bisa kamu kunjungi,
misalnya villa yuliana –yang berubah nama menjadi meeum latemmamala--
peninggalan zaman belanda, di dalamnya terdapat benda-benda pusaka peninggalan
kerajaan soppeng. Kelelawar yang banyak bergantungan di pohon asam tepat di
tengah kota, tentu ini merupakan pengalaman yag berbeda dan kalau mau
mendapatkan pengalaman yang lebih seru datanglah ketika sore menjelang magrib
karena kelelawar-kelelawar tersebut akan mulai beterbangan keluar untuk cari
makan dan membuat langit soppeng menjadi hitam. Kelelawar tersebut akan kembali
saat subuh menjelang pagi. Atau berkunjung ke makam kuno di pemakaman jera
lompoe tempat dimakamkan raja-raja soppeng.
Meski banyak kekurangan dan ketidaknyaman yang bisa kamu
dapatkan saat berkunjung ke soppeng, tapi masih banyak hal yang bisa membuat
penasaran dan bergegas ke soppeng, lihat disini. Kekurangan dan
ketidaknyamanan yang saya sebutkan di
atas bukanlah sesuatu yang vital dan semuanya masih bisa diatasi.
Soppeng masih terus berbenah dan memperbaiki diri, dan
berkat kerja keras pemerintah soppeng masuk 3 besar tujuan di sulsel versi
PATA.
wisata air terjun di soppeng
Tidak ada komentar:
Posting Komentar